ketika keadaan mengharuskan Kita untuk menangis, tak usah berpura, menangislah. Tak semua airmata berarti lemah

Chadil Deffy


 chadil deffy thai man wedding 05
 
 Cinta adalah sebuah kata yang sakral dan memiliki banyak arti dan pengertian. Pujangga legendaris asal Lebanon, Kahlil Gibran sering mendeskripsikan cinta dalam puisi-puisinya yang melegenda.
 Pria Thailand Nikahi Jasad Kekasih
 Chadil Deffy menyematkan cincin ke jari jenazah Sarinya Kamsook dalam upacara pernikahan. Setelah pernikahan diresmikan, Deffy memakamkan jenazah istrinya.

 Kita bisa mengatakan cinta itu buta, cinta itu sumber kekuatan yang maha dahsyat, cinta itu tidak mengenal logika. Mungkin kisah cinta Chadil Deffy asal Thailand ini akan mereprensentasikan mengenai makna cinta yang sesungguhnya. Chadil Deffy bisa dikatakan adalah pria yang mencintai kekasihnya sampai mati, dan ini juga yang akan membuat kita semua membuka mata bahwa cinta sampai mati itu benar-benar ada.



Kalau sudah cinta yang bicara, kadang situasi macam apapun akan dilalui. Sebuah kisah tragis telah terjadi di awal tahun 2012 ini. Vemale akan membawakan kisahnya untuk Anda. Kisah ini terjadi pada akhir tahun lalu dan awal tahun 2012 ini. Seorang produser televisi Thailand menikahi kekasihnya pekan lalu. Upacara pernikahan mereka menjadi berita besar di negara itu. Bukan karena kemegahannya, melainkan karena mempelai perempuan itu sudah menjadi mayat. Di kala kita tengah memulai segala rencana di awal tahun atau bahkan mulai merealisasikannya, ada sepasang kekasih yang tengah berduka dan terpaksa harus memulai namun sekaligus mengakhiri kisah cintanya di dunia.
 

Pasangan ini bernama Chadil Deffy dan Sarinya Kamsook dari Thailand. Pasangan muda ini sudah berhubungan sekitar 10 tahun. Mereka telah merencanakan pernikahan pada tanggal 4 Januari 2012 yang lalu. Sebelumnya, pasangan ini sempat menunda pernikahan beberapa kali karena kesibukan dan Deffy yang ingin menyelesaikan studinya. Sariya memang sangat ingin menikah dan ia telah menghitung hari menuju hari yang dinantikannya itu, hari pernikahan.
 
Chadil Deffy pemuda berusia 28 tahun ini menikahi kekasihnya yang telah meninggal tepat sehari sebelum pernikahan dilangsungkan. Sang kekasih Ann Kamsuk (29 tahun) sebelumnya meninggal karena kecelakaan lalu lintas 3 Januari 2012.

Namun, sebuah kejadian menimpa pasangan ini. Beberapa hari sebelum pernikahan mereka, Sariya mengalami kecelakaan mobil. Ia sempat dalam kondisi kritis dan dibawa ke rumah sakit. Sariya bahkan sempat mengalami penundaan penanganan karena ICU yang penuh di mana-mana. Ia sempat dirujuk ke rumah sakit lain, namun pada masa-masa ini, Sariya akhirnya menyerah dengan luka di tubuhnya dan meninggal sehari sebelum hari pernikahannya. Sudah pasti Deffy mengalami duka yang mendalam karena ditinggal mati calon istrinya, apalagi keesokan harinya mereka akan menikah.
 
Ann semasa hidup (kiri), dan saat koma (kanan)

Bagaimanapun, Deffy tidak bisa mengabaikan keinginan Sariya untuk menikah. Maka keesokan harinya, Deffy menikahi jenasah Sariya dalam pernikahan agama Budha. Bahkan pernikahan ini juga ditayangkan di TV nasional Thailand, disaksikan oleh banyak masyarakat Thailand. Dalam momen yang mengharukan itu, Deffy mengungkapkan kehilangan dan rasa cinta yang mendalam pada Sariya. Ia menyematkan cincin di jari Sariya dan mencium kening wanita yang sangat dicintainya itu. Mereka menikah namun juga berpisah.


Foto kenangan Chadil dan Ann semasa mereka berpacaran

Acara pernikahan tersebut menjadi sensasi dunia dan mendapat reaksi pro dan kontra, namun karena sangat mengharukan, momen tersebut mendapatkan penghargaan dari banyak pengguna Youtube. Mereka membuat beberapa video mengenai momen pernikahan Deffy dan Sariya. Bahkan di Facebook, kisah cinta Sariya dan Deffy mendapat page dengan 'Like' mencapai 30.000. Namun kisah ini pada dasarnya bukanlah sensasi belaka. Melainkan mengenai salah satu kisah cinta sejati pasangan muda yang harus terpisah karena maut menjemput. Sedih memang, namun beginilah ketika yang bisa kita lakukan hanyalah menghadapinya.