ketika keadaan mengharuskan Kita untuk menangis, tak usah berpura, menangislah. Tak semua airmata berarti lemah

Harvest Festival

Festival Panen atau Harvest Festival yang rutin diselenggarakan setiap tahun di Jepang. Perayaan ini merupakan acara rutin dalam kalender agama Shinto yang dianut nyaris seluruh rakyat Jepang.

Baju ini biasa dipakai para petani Jepang pada saat hari pertama mereka menanam padi

Festival ini merupakan wujud ucapan syukur masyarakat Jepang atas hasil panen padi mereka kepada Dewa Matahari setiap tanggal 15 Maret. Perayaan ini dimulai dengan arak-arakan yang diawali di depan Istana Kekaisaran Jepang.

Arak-arakan penis tiruan sebaga

Yang menjadi arak-arakan pada Harvest Festival setiap tahun ada bentuk-bentuk (maaf) alat kelamin pria. Perlu diketahui hal tersebut bukanlah untuk bermaksud mesum tetapi melainkan sebagai lambang Kesuburan.

Makanan "ganjil" yang hanya ada saat Festival Panen



Nampaknya penis memang "enak", pantaslah mereka puja.

Banyak pernak-pernik yang berbentuk kelamin pria yang hanya dapat ditemukan pada pelaksanaan festival ini, seperti permen, gantungan kunci, stiker dan lain-lainnya.

Pantas saja wisatawan mancanegara yang baru pertama kali mengunjungi Jepang, khususnya tepat pada pelaksanaan festival unik ini hanya bisa melongo.
*Thanks for Naohiro